2

34 5

6

test 

 

PERAN KAMI DALAM CEGAH & PUTUS RANTAI INFEKSI

 

Rangkaian oroduk BETADINE yang mengandung Povidone-Iodine (PVP-I) telah diperkenalkan di seluruh dunia sejak tahun 1950. PVP-I bekerja dengan cara merusak dinding sel mikroba dan struktur sel, juga menghalangi jalur metabolisme yang diperlukan untuk replikasi mikroba dan kelayakan sel. PVP-I telah teruji efektivitasnya terhadap berbagai jenis mikroorganisme, seperti bakteri, virus dan jamur.

Coronavirus (CoV) merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan berbagai macam penyakit, mulai dari common cold (selesma) hingga penyakit parah, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus SARS­CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 telah teridentifikasi dalam golongan betacoronavirus, menempatkannya bersama dengan SARS-CoV dan MERS-CoV.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang dilakukan terhadap SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Namun studi laboratorium sebelumnya mengindikasi bahwa PVP-I telah terbukti efektif melawan coronavirus lainnya, seperti SARS CoV dan MERS Coy. Sebuah penelitian di Jepang menunjukan bahwa gargle dengan menggunakan formula sejenis efektif melawan SARS-CoV (Kariwa, 2006). Studi in vitro yang telah dilakukan di laboratorium Jerman menunjukan bahwa PVP-I efektif terhadap SARS-CoV dan MERS-CoV (Eggers, 2015 & 2018). Selain itu, PVP-I telah terbukti memiliki efektivitas virucidal yang luas terhadap virus lainnya pada beberapa studi in vitro (Kawana, 1997).

PVP-I juga telah terbukti efektif untuk digunakan sebagai sabun cuci tangan antiseptik oleh tenaga kesehatan. Meskipun kami memiliki data bahwa PVP-I terbukti efektif melawan virus serupa, konfirmasi pasti mengenai efektivitas rangkaian produk antiseptik untuk melawan virus penyebab COVID-19 hanya dapat diberikan setelah dilakukannya pengujian, dan kami sedang bekerja untuk hal ini.

Rangkaian procuk BETADINE yang mengandung PVP-I telah dipercaya oleh rumah sakit di berbagai negara di dunia selama 60 tahun ke belakang untuk mencegah can mengobati berbagai macam infeksi.

References:

https://www.cdc.goy/coronayirus/2019-ncov/prepare/prevention.html

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/adyice-for-public
Lachapelle et al. Clin. Pract. (2013) 10(5), 579-592

https://www.cdc.gov/coronayirus/types.html

Kariwa H, et al. DermatoL 2006;212(Suppl. 1):119 123.

Eggers M et aL, Infect Dis Ther. 2015 Dec; 4(4): 491-501.

Eggers et at. Infect Dis Ther (2018) 7:249-259

Kawana R, et aL Dermatology. 1997;195(2):29-35.