Anak Pilek atau Flu? Kenali Perbedaan Gejala dan Pengobatan yang Tepat

URTI 27 September 2021

Anak Pilek atau Flu? Kenali Perbedaan Gejala dan Pengobatan yang Tepat

Pilek atau common cold adalah penyakit menular disebabkan virus yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas - rongga mulut, rongga hidung dan tenggorokan.1 Penyakit ini cukup sering dialami orang dewasa. Namun, pilek pada anak bisa terjadi hingga 8 kali bahkan lebih dalam setahun.2

Meski tergolong penyakit ringan, sejumlah gejala pilek pada anak bisa mengganggu aktivitas hariannya. Bahkan pilek sudah menjadi salah satu alasan paling sering diberikan saat anak tidak bisa sekolah karena sakit.

Penyebab Pilek pada Anak

Penyebab pilek bisa bermacam-macam, mulai dari infeksi virus, alergi atau efek samping obat. Namun, sebagian besar pilek umumnya disebabkan virus. Lebih dari 200 virus berbeda dapat mengakibatkan pilek pada anak, dan yang paling sering menyerang adalah Rhinovirus. Virus ini bisa disebarkan lewat droplets yang tak terlihat di udara atau saat menyentuh benda-benda yang sudah terpapar virus.4  6

Pilek sangat menular, bahkan dapat menyebar selama beberapa minggu setelah seseorang mulai merasa sakit. Pilek menyebar melalui kontak orang ke orang atau dengan menghirup partikel virus, yang dapat menyebar di udara lewat batuk atau bersin. Anak juga bisa tertular setelah menyentuh mulut atau hidung sehabis memegang permukaan yang terkontaminasi virus.

Ketika anak mulai terpapar, virus dapat masuk ke lapisan pelindung hidung dan tenggorokan, dan memicu reaksi sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan nyeri tenggorokan, sakit kepala, dan kesulitan bernapas melalui hidung.2

Gejala awal yang bisa dirasakan antara lain, merasa tidak enak badan, bersin-bersin, hidung berair dan hidung tersumbat. Berapa lama pilek berlangsung? Gejala pilek biasanya muncul 2 atau 3 hari setelah terpapar sumber infeksi. Sebagian besar pilek sembuh dalam 1 minggu, tetapi beberapa bertahan lebih lama.

Namun, ketika kondisi pilek semakin parah, anak mungkin juga dapat mengalami gejala seperti ini:

  • Mata berair
  • Cepat merasa lelah
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Nafsu makan berkurang

Lantas apa bedanya pilek dengan flu? Bila pilek bisa disebabkan oleh sekitar 200 virus, penyebab flu sudah pasti virus influenza. Virus ini menyerang sistem pernapasan keseluruhan, mulai dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru.7 Berbeda dari pilek, gejala flu umumnya lebih berat, antara lain:

  • Demam tinggi selama 3-5 hari
  • Sakit kepala berat
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Badan menggigil
  • Nyeri otot sekujur tubuh
  • Kelelahan parah (bisa terjadi 2 sampai 3 minggu)
  • Mual dan muntah, terutama pada anak-anak

Nyeri otot dan tubuh menggigil adalah perbedaan gejala paling khas antara pilek dan flu. Gejala flu umumnya akan bertambah parah secara bertahap, dalam 2-5 hari. Bila dalam waktu 10 hari gejala flu pada anak tidak juga membaik sebaiknya segera berobat ke dokter.

Mengapa Pilek dan Flu Tak Perlu Antibiotik?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi pilek dan flu disebabkan oleh virus, sementara antibiotik tidak efektif untuk melawan virus. Antibiotik berfungsi untuk bakteri, maka hanya dikonsumsi ketika didiagnosis adanya infeksi bakteri. Hati-hati, konsumsi antibiotik yang sembarangan dapat menyebabkan masalah resistensi antibiotik.8

Sementara obat lainnya digunakan untuk meredakan gejala sampingnya seperti nyeri otot, sakit kepala, dan demam. Anda dapat memberikan acetaminophen atau ibuprofen kepada anak berdasarkan petunjuk paket untuk usia atau berat badan.1

Banyak pakar kesehatan sekarang percaya bahwa tidak ada alasan untuk memberikan dekongestan dan antihistamin yang dijual bebas kepada anak di bawah 6 tahun. Ada sedikit bukti bahwa obat-obatan ini bekerja, dan dekongestan dapat menyebabkan halusinasi, dan detak jantung tidak teratur, terutama pada bayi.

Apa yang Dapat Dilakukan saat Gejala Pilek dan Flu Muncul?

Saat mengalami gejala seperti hidung gatal dan bersin-bersin, segera gunakan semprot hidung (nasal spray) yang mengandung Carragelose, bekerja pada area rongga hidung tempat virus penyebab pilek pertama menempel dengan membentuk lapisan pelindung yang akan melembabkan selaput lendir hidung sekaligus sebagai penghalang terhadap pengaruh eksternal seperti penyebab pilek, polusi udara, dan kelembapan udara yang rendah.

Penelitian menemukan pemberian nasal spray yang mengandung Carragelose pada anak dan dewasa yang menderita flu yang disebabkan oleh virus, dapat mengurangi durasi penyakit, meningkatkan pembersihan virus dan mengurangi gejala yang kambuh. Semprot hidung dengan kandungan Carragelose merupakan pengobatan untuk flu yang efektif pada anak dan orang dewasa.5

Dengan demikian, maka semprotan hidung dapat digunakan untuk membantu mengurangi durasi dan keparahan gejala pilek dan flu. Gunakan saat gejala awal pilek dan flu muncul sedini mungkin.

Kapan harus ke dokter? Segera ke dokter jika anak tidak membaik setelah beberapa hari, dan  mengalami demam tinggi, muntah, menggigil dan gemetar, batuk berdahak, gangguan pernapasan, atau kelelahan ekstrem. Ini mungkin merupakan tanda dari sesuatu yang lebih parah, seperti flu atau infeksi bakteri.

Referensi:

  1.  Allan GM, et al.CMAI 2014;186(3):190-9
  2. https://kidshealth.org/en/parents/cold.html
  3. ttps://www.cdc.gov/flu/symptoms/symptoms.htm
  4. https://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/children_colds#1
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25411637/
  6. Wat D. eur J Int Med 2004;15(2);79-88
  7. https://kidshealth.org/en/parents/flu-vs-cold.html
  8. Fasher J,et al.Am Fam Phys 2012;86(2):153-9

 

Related Stories