Pentingnya Menjaga Kebersihan Rongga Hidung dan Mulut di Masa Pandemi

Fight Covid-19 15 November 2021

Pentingnya Menjaga Kebersihan Rongga Hidung dan Mulut di Masa Pandemi

Saat ini beberapa kota besar di Indonesia, khususnya DKI Jakarta sudah memasuki level 1 (Per 2 November 2021). Hal ini berdampak pada pelaksanaan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas maksimal 50%. Sektor non esensial mulai menerapkan 75% Work from Office (WFO). Ini merupakan kabar baik, namun tidak serta merta berarti Indonesia bebas dari pandemi. Maka dari itu kesehatan rongga hidung dan mulut tetap perlu dijaga, terlebih sudah memasuki musim hujan. Sebab, seperti yang sudah diketahui, rongga hidung dan mulut adalah jalan masuk pertama bakteri dan virus penyebab penyakit (termasuk virus corona penyebab COVID-19) ke dalam tubuh kita. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Berikut adalah 4 cara menjaga kesehatan rongga hidung dan mulut menurut anjuran WHO: 

 

1. Gunakan masker saat bepergian atau bertemu orang lain yang tidak serumah

Cara terpenting untuk menjaga kesehatan rongga hidung dan mulut adalah dengan selalu menggunakan masker jika harus bertemu orang lain atau saat bepergian di ruang publik. Masker tak hanya mengurangi risiko penyebaran virus untuk diri kita, tapi juga untuk orang lain. Meski sudah mengenakan masker, kita tetap disarankan untuk menjaga jarak dan saat berada di ruang publik dan bertemu orang lain.

2. Hindari memegang mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan

Virus corona bisa bertahan selama beberapa jam di beberapa benda atau tangan orang lain yang kita pegang. Itu sebabnya hindari memegang mata, rongga hidung dan mulut. Jika tangan kita terpapar, lalu kita memegang mata, hidung atau mulut, maka risiko virus corona masuk ke tubuh kita meningkat. Itulah sebabnya, kita disarankan untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.1

Gunakan sabun antiseptik Povidone-Iodine atau hand sanitizer yang mengandung alcohol 70%, pilih yang tidak membuat kulit kering atau iritasi, seperti Klarens.

3. Melakukan proteksi ekstra untuk rongga hidung dan mulut

Menjaga kesehatan rongga hidung dapat dilakukan dengan cara melakukan proteksi ekstra pada rongga hidung dan mulut sebagai langkah pencegahan. Menggunakan nasal spray dengan kandungan Carragelose dapat membantu melindungi rongga hidung dengan cara melapisi mukosa, lalu saat kuman datang akan dibungkus dan dihilangkan bersama dengan sekret hidung. Selain itu juga berguna untuk melembapkan lapisan rongga hidung untuk melindungi dari kekeringan dan luka.

Sedangkan untuk membersihkan rongga mulut, tentunya selain rutin menyikat gigi, kita juga bisa berkumur dengan menggunakan mouthwash.3 Berkumur & bergargel (kumur di tenggorokan) dengan mouthwash yang mengandung Povidone-Iodine (PVPI) 1% efektif membunuh kuman di rongga mulut dan tenggorokan dalam waktu 30 detik. Lakukan saat sebelum dan setelah bepergian.

Sementara saat sedang berada di luar rumah selalu sedia throat spray Povidone-iodine. Berguna sebagai langkah pertama untuk mengatasi sakit tenggorokan, sariawan, gusi bengkak, dan bau mulut. PVP-I merupakan zat antimikroba yang memiliki spektrum-luas dan bekerja efektif mengatasi kuman penyebab infeksi, kandungan PVP-I 0,45% dalam throat spray telah diuji oleh tim dari National University Health System Singapore tentang kemampuannya untuk membantu mencegah penularan COVID-19.

4. Lakukan penanganan pertama saat alami gejala pilek & flu

Saat daya tahan tubuh menurun, virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui rongga hidung dan mulut. Ketika virus, terutama rhinovirus, menyerang, dapat menyebabkan infeksi di dalam rongga hidung. Anda pun bisa terkena berbagai penyakit, seperti pilek, flu, dan sakit tenggorokan.

Agar kondisi tidak makin parah, dan membuat imunitas makin drop di masa pandemi, ketika mengalami gejala awal pilek dan flu akibat virus, seperti hidung gatal, berair dan bersin-bersin, segera lakukan penanganan awal yang tepat. Untuk mengatasi gejala pilek dan flu, serta mencegah kuman berkembang biak, Anda bisa menggunakan semprot hidung (nasal spray) dengan kandungan Iota - Carrageenan.

Nasal spray bekerja pada area rongga hidung tempat virus penyebab pilek pertama menempel dengan membentuk lapisan pelindung yang akan melembapkan selaput lendir hidung sekaligus sebagai penghalang terhadap pengaruh eksternal seperti penyebab pilek, polusi udara, dan kelembapan udara yang rendah. Nasal spray yang mengandung Iota - Carrageenan dapat mengurangi durasi penyakit, meningkatkan pembersihan virus, meredakan gejala yang kambuh dan mengurangi keparahan gejala pilek.

Bila gejala pilek dan flu akibat virus disertai gatal pada tenggorokan, Anda dapat mengisap lozenges saat gejala awal tenggorokan gatal muncul, seperti saat terasa kering atau serak. Lozenges atau permen pelega tenggorokan dapat membantu merangsang produksi air liur yang dapat menjaga tenggorokan tetap lembap. Kondisi tenggorokan yang lebih basah dan lembap dapat meredakan tenggorokan gatal.4

Konsumsi permen pelega tenggorokan dengan kandungan antiseptik dari Amylmetacresol dan Dybenal, kedua bahan ini mampu membunuh kuman dan virus umum yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Pilih lozenges dengan rasa menthol dan eucalyptus yang juga dapat membersikan sensasi dingin dan segar di mulut. Permen ini dapat dikonsumsi setiap saat untuk mengusir rasa tidak nyaman akibat iritasi tenggorokan.

 

Referensi:

  1. https://www.webmd.com/lung/coronavirus
  2. https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/debunking-covid-19-myths
  3. https://www.webmd.com/oral-health/features/mouth-rinse-rules
  4. https://newsinhealth.nih.gov/2013/03/soothing-sore-throat
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33864917/

 

 

Related Stories